SOSOK
TUA
By:
lista
Sosok tua
dengan kaca matanya
Berjalan
menapaki jalan kecil
Menelusuri
hutan lebat penuh duri
Tak pernah
hirau, tak pernah takut dan tak ragu
Sudah biasa
Begitulah
katanya
Senyum mekar
indah di wajahnya
Tak terlihat
luka hati yang menimpanya
Kuat,
Tegar,
Sabar,
Tawakkal,
Dan ikhlaslah
Tak mengapa
tertancap tunggul
Tak mengapa tersayat
duri
Tak mengapa
tersandung akar
Itu semua
salah kita
Hidup mati di
jalan penuh harapan
Berharap buah
hati hidup kembeli
Menepis hati
gundah dalam rasanya
Membunuh
dalang luka dalam kalbunya
Perjalanan ini
hanya untuk dia
Si buah hati
penyejuk kalbu
Menopang
pondasi biar kukuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar